Legislator Aceh Terus Kawal Agar Dana Otsus Tepat Sasaran



Aceh (3/5) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil menyebutkan bahwa dana otonomi khusus (otsus) yang diterima Aceh hingga tahun 2015 sudah cukup besar.

“Namun besarnya anggaran otsus belum tentu terserap dan belum tentu juga langsung berimplikasi pada peningkatakan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Aceh,” katanya pada agenda bimbingan teknis diplomasi budaya damai pada generasi muda di Banda Aceh, Minggu (1/5).

Oleh karena itu, kata legislator asal Aceh itu, peran parlemen untuk melakukan pengawasan agar dana itu dapat terserap dengan baik dan tepat sasaran.

Nasir merincikan pada 2008 Aceh menerima Rp3,5 triliun, tahun 2009 naik menjadi Rp3,7 triliun, tahun 2010 sebesar Rp3,8 triliun, tahun 2012 sebesar Rp4,5 triliun, tahun 2012 sebesar Rp5,4 triliun,  tahun 2013 menjadi Rp6, 2 triliun, tahun 2014 sebesar Rp8,1 triliun dan tahun 2015 sebesar Rp7,7 triliun.  

Acara diskusi tersebut diadakan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jendral Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan diikuti perwakilan ormas dari seluruh Aceh, seperti BEM Unsyiah, KNPI, PII, HMI, Remaja Masjid, Duta Damai 2015, Karang Taruna dan Perwakilan Lintas Agama.

Sumber: pks.id

Website Resmi DPD PKS Kota Cilegon. Diberdayakan oleh Blogger.