HNW: Pilih Pemimpin yang Peduli Pendidikan Rakyat

Wakil Ketua MPR RI Hidayat
Nur Wahid berharap pemilihan kepala daerah
seperti di Sragen, menjadi momen untuk memilih
pemimpin-pemimpin yang peduli dengan
pendidikan rakyatnya.
“Semoga hadirnya pemimpin yang peduli dengan
pendidikan rakyatnya, mampu menjadikan daerah
itu menjadi maju dan unggul,” kata Hidayat
dalam silaturahim bersama tokoh dan aktivis
pendidikan se-Kabupaten Sragen di RM Dou Dugi,
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu
(2/12/2015).
Hidayat mengatakan tujuan pendidikan nasional
jika dapat diimplementasikan dengan baik akan
mampu mengatasi berbagai macam situasi
darurat di Indonesia. Seperti darurat narkoba,
korupsi, kejahatan pada anak-anak dan
perempuan, akhlaq mulia, serta darurat AIDS.
“Tujuan pendidikan nasional yang jelas tertuang
dalam UUD Pasal 31 ayat 3, 4, dan 5, jika
dilaksanakan akan menghadirkan anak-anak
bangsa yang luar biasa bagus, hebat, dan
berkualitas. Bukan generasi yang makin jauh dari
jati diri bangsa, menjauhkan generasi bangsa dari
bangsa-bangsa yang abmoral dan kriminal,”
ujarnya.
Hidayat menegaskan komitmen kuat pemerintah,
guru-guru, dan aktivis dalam menghadirkan
pendidikan yang berkualitas di Indonesia, akan
menghadirkan kebangkitan dan kejayaan.
Komitmen kuat serta implementasi yang baik
dapat mengubah kondisi bangsa yang terjajah
dan terkalahkan, menjadi suatu bangsa yang
unggul.
“Komitmen kuat ini pernah dicontohkan oleh
Negara Jepang. Setelah Jepang dikalahkan oleh
Sekutu, saat itu mereka nyaris luluh lantak akibat
Perang Dunia II. Namun, Kaisar Jepang saat itu
justru bertanya kepada Jenderal Angkatan
Perang-nya tentang berapa jumlah guru yang
masih tersisa?” ujar Hidayat.
Dengan jumlah guru yang tersisa, lanjut Wakil
Ketua Majelis Syuro PKS ini, maka Jepang
membuat sistem pendidikan yang mampu
mengangkat bangsanya menjadi unggul kembali.
Hal ini dibuktikan 20 tahun kemudian, Jepang
berhasil menjadi bangsa yang maju, beradab, dan
berbudaya.
“Perhatian Kaisar terhadap pendidikan itu pula
yang membuat Jepang tumbuh dan berkembang
menjadi bangsa yang hasil produksinya mampu
membanjiri pasar Amerika, yang justru dahulu
mengalahkan Jepang,” tuturnya.
9 Desember 2015 Kabupaten Sragen akan
menggelar Pilkada yang diikuti empat pasangan.
PKS bersama Gerindra mendukung pasangan
nomor 3, Yuni-Dedy. Tiga pasangan lainnya
adalah Sugiyamto dan Joko Saptono (PDIP dan
Partai Demokrat), Jaka Sumanta dan Surojogo
(PKB dan PAN), serta Agus Fatchur Rahman dan
Djoko Suprapto (Partai Golkar dan PPP).
Keterangan Foto: Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur
Wahid dalam silaturahim bersama tokoh dan aktivis
pendidikan se-Kabupaten Sragen di RM Dou Dugi,
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu
(2/12/2015).

Website Resmi DPD PKS Kota Cilegon. Diberdayakan oleh Blogger.