04. Mashuria Amin, SP

Nama : Mashuria Amin, SP
Pendidikan Terakhir : S1 (Universitas Cendrawasih)

Dalam memilih pemimpin, Islam memberikan kategorisasi yang sangat jelas. Sebab pemimpin adalah cermin dari orang-orang yang dipimpinnya. Suatu bangsa atau entitas apapun di dunia membutuhkan pemimpin yang menjadi acuan dan tolok ukur dalam segala aktivitasnya. Semakin baik pemimpin dalam memegang amanah jabatannya, maka akan semakin baik pula kemajuan entitas yang berada di bawahnya. Ummat Islam dewasa ini tidak pernah belajar dari bagaimana kesalahan mereka dalam mengangkat seorang pemimpin. Agama dan moralitas bukan lagi menjadi standar utama. Dominasi uang, jabatan, kekuasaan, pengaruh, dan lain sebagainya sudah masuk ke dalam ranah politik semakin dalam sehingga mengabaikan kemurnian niat dan kompetensi kepemimpinan yang seharusnya.

Sosok perempuan ini berbeda dalam menyikapi masalah kepemimpinan. Baginya, kepemimpinan adalah amanah besar yang harus dipikul melebihi tanggung jawab moral kepada manusia, tapi tanggung jawab akhirat kepada Allah SWT yang akan dipersembahkan sebagai amal terbaik. Oleh karenanya agama seharusnya menjadi ajaran holistik dalam penerapannya, tidak hanya di ranah ibadah, tapi juga di ranah politik. Perempuan berkarakter kuat dan tegas ini juga berkomitmen bahwa kerja, kerja, dan kerja untuk melayani ummat lebih utama sebab hanya Allah, Rosul, dan orang-orang beriman yang akan melihat pekerjaan kita. 

Oleh karenanya, ustadzah yang hobi membaca dan mempunyai kegiatan mengisi taklim di banyak kajian ini layak kita berikan apresiasi. Aktif di banyak kegiatan sosial kemasyarakatan tak membuat lupa ibu empat anak ini terhadap tanggung jawabnya mendidik anak-anaknya yang ternyata memiliki prestasi luar biasa ini. Sebagai contoh Ummar Fauzi Ihsan, anak pertama, Juara 1 Olimpiade Sains tingkat Kota Gorontalo, Juara 4 Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) cabang 5 juz di Pesantren DQM Bogor (2012), Juara 2 Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) cabang 15 juz di Pesantren DQM Bogor (2013), peserta MHQ tingkat Nasional cabang 15 juz yang diadakan oleh Raja King Abdul Azis di Sunda Kelapa Jakarta (2014). Sedangkan Ahmad Fikri Ihsan, anak kedua, Juara 2 futsal se-JSIT Banten Barat (2013) dan terpilih sebagai salah salah satu pemain bola DANONE mewakili provinsi Banten. Hingga tak salah jika kita menjadikan beliau sosok yang bisa kita berikan tempat untuk mewakili kita duduk di legislatif.

“Bekerjalah kamu maka Allah, Rosul, beserta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu” (QS. 9 : 105)
Website Resmi DPD PKS Kota Cilegon. Diberdayakan oleh Blogger.