PKS Kota Cilegon


Jakarta : Menteri Pertanian, Suswono menghimbau kepada kepala daerah untuk mengontrol kualitas beras Bulog sebelum dilempar ke pasaran. Tindakan ini menyusul banjirnya keluhan konsumen yang kecewa terhadap kualitas beras tersebut.

"Ketika beras Bulog sampai ke tangan warga dengan kualitas yang tidak sesuai dengan beras medium, sebetulnya kepada daerah atau kepala desa bisa menolak," ujar dia di Jakarta, Senin (28/1/2013) malam.

Agar mengurangi keluhan itu, Suswono meminta kepada kepala daerah untuk mengecek kualitas beras Bulog sebelum dibagikan.

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso sebelumnya mengatakan keluhan beras miskin (raskin) berkutu, seperti beras berkutu hingga saat ini masih saja terus mengalir.

Sehingga pihaknya mendirikan gudang di daerah penghasil beras agar bisa menampung stok beras. Dia menjelaskan, pembangunan gudang baru menjadi mendesak di saat stok beras nasional melimpah.

Idealnya, gudang Bulog hanya cukup menampung stok beras sebanyak satu juta ton. Namun pemerintah terus memaksa beras dalam gudang harus tersedia minimal dua juta ton agar menjaga pasokan hingga delapan bulan ke depan.

"Akhirnya kutu-kutu bisa hidup dalam beras, termasuk Raskin. Maklum saja kita ini negara tropis, sehingga
gudang menjadi lembab," paparnya.

Sutarto mengatakan, Indonesia membutuhkan gudang yang kedap udara. Sayangnya, untuk membangun gudang tersebut, memerlukan investasi besar. Alhasil, pihaknya lebih memilih membangun gudang baru dan meningkatkan investasi dalam pemeliharaan gudang. (Fik/Ndw)


(sumber : Liputan6.com,)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
Gabung PKS Cilegon

Nama :
Pekerjaan :
Alamat Lengkap :