Ayo Kerja vs Ayo Lebih Baik

Beberapa pekan ini, muncul slogan Ayo
Lebih Baik yg dipunggawai beberapa aktivis.
Kita tidak tahu apakah slogan ini
dimaksudkan sebagai antitesa Ayo Kerja,
atau kelanjutan dari Bekerja Untuk
Indonesia. Lepas dari semua itu, kami
menyambut baik seruan Ayo Lebih Baik
karena beberapa alasan, diantaranya :
Pertama, Lebih Luas
Ayo lebih baik adalah seruan umum yg bisa
ditujukan kepada siapa saja, apapun
profesinya. Bahkan bisa diserukan bagi
mereka yg tengah menganggur, bangkrut
maupun gagal. Sedangkan ayo kerja
cenderung mengalami penyempitan makna,
khushuson kepada para karyawan, pegawai
maupun buruh dan kuli.
Kedua, Lebih Nyaman
Ayo lebih baik terdengar lebih nyaman,
berupa ajakan yg bersifat persuasif. Mereka
yg menyampaikan terlihat sejajar, tidak
menggurui atau mendikte. Sedangkan ayo
kerja terdengar sebagai kalimat perintah.
Dari atasan kepada bawahan, dari pimpinan
kepada anak buah.
Ketiga, Lebih Substansial
Ayo lebih baik sebenarnya adalah inti
seruan para dai. Karena tugas para dai
adalah menyampaikan seruan kebaikan dan
membawa masyarakat menuju ke kondisi yg
lebih baik. Kita mengenalnya sebagai amar
ma’ruf nahi munkar.
Khatimah
Bagi sebagian kalangan, slogan tidak
bermakna apa – apa. Sepanjang tidak ada
pemahaman dan proses internalisasi, slogan
memang hanya sebuah frase hambar. Bagi
sebagian kalangan, slogan adalah wujud
jatidiri dan cita – cita. Kita bisa mengenal
karakter orang atau kelompok dari slogan yg
dipakainya.
Mungkin kita tidak perlu banyak
berkampanye Ayo Lebih Baik, sebagaimana
program revolusi mental. Cukup kita berikan
qudwah dan kiprah ditengah masyarakat,
agar mereka juga terinspirasi untuk
melakukan hal yg sama. Dan kitapun
mendapatkan pahala, karena mempelopori
sunnah hasanah.


www.ayolebihbaik.com/ayo-lebih-baik-membangun-indonesia/

Website Resmi DPD PKS Kota Cilegon. Diberdayakan oleh Blogger.