Semangat Sumpah Pemuda !

Semangat Sumpah Pemuda !

Kader PKS Jangan “Ngendon”

Dalam gelar halal bi halal PKS (16/8) Zulkiflimansyah, aleg DPR RI asal PKS berkesempatan hadir menyapa dan bersilaturahmi bersama kader-simpatisan PKS kota Cilegon. Caleg terpilih periode 2014-2019 ini dalam sambutannya sangat senang dapat bersilaturahmi kembali dengan kader simpatisan kota Cilegon.

“Alhamdulillah, saya cukup senang sekali. Saya perhatikan diantara wilayah dapil yang pegang, struktur PKS kota Cilegon ini adalah kota yang paling sering menyelenggarakan kegiatan kumpul-kumpul kader dalam suasana kekeluargaan. Saya senang. Ini artinya kader PKS Cilegon sudah paham bahwa kegiatan atau permasalahan politik cukup dibawa santai saja tidak perlu terlalu serius,” canda Zulkiflimansyah.

Zulkiflimansyah menyoroti peranan dan potensi kader PKS yang diumpamakan dengan burung elang yang enggan terbang. Bang Zul, sapaan akrab Zulkiflimansyah menyampaikan perumpamaan bahwa ada seorang raja yang memiliki elang gagah yang susah terbang. Elang tersebut “ngendon”, terus-terusan di pohon. Sang raja mengadakan sayembara agar elang gagah yang dia miliki dapat menunjukkan kemampuan terbangnya yang hebat.

Berbagai upaya dilakukan gagal, hingga akhirnya salah seorang peserta sayembara sukses membuat elang tersebut terbang. Penasaran bagaimana orang tersebut akhirnya dapat membuat sang elang terbang, sang raja pun bertanya. Maka peserta sayembara itu pun dengan ringan bahwa yang dia lakukan hanya mengambil sebilah parang lalu memotong batang pohon dimana elang itu selalu berdiam diri.

Zulkiflimansyah melihat banyak sekali kader-kader potensial yang ada di kota Baja Cilegon dan dapat memimpin daerah tetapi dirinya menyayangkan kader-kader tersebut seperti elang yang enggan terbang. Banyak yang sudah nyaman bekerja perusahaan sehingga kemampuannya tidak keluar. Zulkiflimanyah mengharapkan kader-kader tersebut jangan “ngendon” dan menunjukkan kehebatannya memimpin masyarakat. (tim) 
Website Resmi DPD PKS Kota Cilegon. Diberdayakan oleh Blogger.