Jadi Walikota Padang Walaupun Kekayaan Cuma 250 juta

Hitungan sementara hasil pilkada kota Padang pada 30 Oktober 2013, menunjukan bahwa kader PKS, Mahyeldi, unggul sementara berdasarkan perhitungan quick count. Pasangan Mahyledi-Emzalmi yang diusung oleh PKS-PPP, menungguli 9 pasangan lainnya.

Berdasarkan data center internal Mahyledi, kader PKS ini unggul dengan 31,20 persen. Sedangkan menurut MIKA consultan politic, pasangan PKS unggul dengan 29,89 persen. Bila melihat angka ini berpotensi kader PKS ini dapat unggul hanya dalam satu putaran.

Kemenangan Mahyledi memang cukup unik, mengingat secara kekuatan financial pasangan ini tidak memiliki kekuatan finansial yang kuat. Berdasarkan pemeriksaan KPK kekayaan Mahyeldi hanya 250 juta. Padahal Mahyledi merupakan Wakil Walokota Padang, juga pernah menjabat sebagai wakil ketua DPRD 1 Sumatera Barat.

Kesederhanaannya selama menjabat, tampil tanpa protokoler, keseriusannya dalam memegang amanah, sering turun dan tampil alakadarnya ditengah masyarakat kota Padang, membuat kader PKS ini mampu meraih simpati masyarakat secara maksimal walau calon pasangan pilkada kota Padang mencapai 10 pasangan.

Kesederhanaan Mahyeldi, menjadi corong PKS yang sebenarnya, bahwa masyarakat membackup PKS selama para kadernya dan PKSnya hidup dalam suasana dan performa yang dekat dan penuh kesederhanaan.

Sebenarnya profil Mahyeldi bukan lah asing dalam tubuh PKS, lihat saja Nur Mahmudi Ismail yang kadang berangkat ke kantor menggunakan ojek dan angkot, lihat Ridwan Kamil dan Oded yang berangka ke kantor menggunakan speda.

Lihat seperti Sumanjaya Rukmandis yang berangkat ke gendung DPR RI menggunakan kereta dan bus umum. Di PKS masih banyak figur-figur yang penuh sederhana yang tetap konsisten dalam garis-garis perjuangannya.

Sumber : Kompasiana.com
Website Resmi DPD PKS Kota Cilegon. Diberdayakan oleh Blogger.